Friendster Vs Facebook

Social networking atau dalam bahasa gaulnya disebut sebagai jaringan social mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda semua. Banyak sekali situs networking didunia maya saat ini, sebut saja Friendster, My Space, Orkut, Facebook sampai ngeceng.com yang berada dibawah asuhan anak-anak bangsa.

Memang saat ini remaja di seluruh dunia khususnya di belahan Indonesia lagi beken-bekennya ikutan situs jaringan social, entah itu untuk menjalin kebersamaan dengan teman-teman lama, atau mencari teman, biar lebih gaul bahkan mungkin untuk ngeceng biar dapat pacar… (nggak laku ye..?he..), apapun alasannya memang sekarang ini lagi ngetren banget dikalangan anak muda.

Dalam tulisan ini kita akan membahas dua situs jaringan social yang sangat besar didunia maya yaitu driendster yang saya yakin sudah tidak asing lagi dan yang kedua facebook.Manakah yang lebih baik diantara keduanya…. Sehingga kita bisa memanfaatkan media tersebut sesuai dengan keinginan kita, biar yang mau ngeceng doang bisa buat cari kecengan atau yang pengen beken-bekenan atau gaul-gaulan tambah gaul..

Ok, keduanya termasuk dalam kateegori social networking. Ini setidaknya dapat membuat anda mengetahui update berita dan kabar dari rekan anda. Berbagai profile dan foto bahkan video akan ditawarkan pada keduanya. Namun, karena tidak sama satu pabrik, wajarlah juka kemampuan yang di tawarkannya berbeda.

Friendster adalah perintis social networking didunia maya, inget bukan dunia lain loh..
Mulai dikembangkan pada tahun 2002 oleh Jonathan Abrams. Punya julukan Web of Friends, merupakan gabungan dari Circle of Friends dikombinasikan dengan Web of Contact. Friendster mampu menggabungkan deskripsi data dari pengguna-penggunanya dan mengintegrasikannya dengan menarik dan informative.

Sedangkan, Situs social networking Facebook diluncurkan pada 4 pebruari 2004. Awalnya Mark Zuckerburg membatasi akses penggunaannya hanya untuk kalangan alumni Harvard. Karena kepopulerannya yang berkembang dengan pesat, akhirnya Facebook terbuka aksesnya untuk umum pada 11 september 2006. Dengan catatan statistic member hingga 50 juta pengguna pada oktober 2007.

Pada fiturnya keduanya memiliki kustominasi yang memuaskan. Friendster memberikan kemampuan kustominasi profile, baik dengan gambar/foto, file audio, juga video. Fungsi personalized URL memungkinkan pengguna untuk kustominasi page sesuai dengan keinginan penggunanya. Jika belum puas dengan fasilitas ini, anda dapat menggunakan space web blog yang tersedia. Sedikit catatan, untuk layanan Friendster blog ini tersedia beberapa jenis layanan. Friendster Blogs Free memang dapat digunakan dengan Cuma-Cuma, namun akan dilengkapi hiasan tambahan berupa iklan-iklan, sedangkan untuk terbebas dari iklan (ad free), tambahan storage dan bandwidth, kustominasi desain dan seterusnya akan membutuhkan biaya tambahan pertahun atau perbulan. Facebook juga memiliki fungsi kustominasi yang mirip. Untuk upload juga dimungkinkan untuk foto/gambar file audio juga video. Beberapa fitur yang tidak tersedia pada friendster adalah fitur untuk mandapatkan update berita terbaru dari teman Facebook. Facebook juga memiliki beberapa fitur unik, seperti dukungan untuk mengedit layout halaman profile dengan melakukan proses drag and drop. Fitur tambahan The Wall dan Poke adalah beberapa fitur unik, setelah anda mulai terbiasa dengan fungsi ini. Bahkan Facebook memungkinkan penggunanya untuk memberikan hadiah virtual pada rekan di Facebook, beberapa diantara pilihan gift membutuhkan biaya tambahan. Fungsi Foke, yang bahkan oleh Facebook sendiri didefinisikan secara pasti dan tegas. Mungkin terjemahan bebas yang paling tepat untuk istilah di Indonesia adalah mencolek. Bukan sebuah fungsi khusus yang terlalu signifikan, namun tetap unik.

Untuk privacy control, Facebook memberikan fungsi yang lebih baik dari Friendster. Profile Facebook hanya akan dapat dilihat oleh pengguna Facebook yang ada didalam satu network. Jadi penggunanya tidak lagi perlu khawatir profile Facebook-nya dilihat bahkan dibajak ataupun untuk fasilitas hacking oleh sembarang orang. Kustomisasi level privacy setting yang lain pun masih tersedia. Dilihat dari itu semua untuk fitur lebih baik Facebook dari pada Friendster.

Dalam hal kemudahan penggunaannya dimulai dari proses registrasi. Facebook memiliki proses sign-up yang terbilang sederhana. Cukup dengan mengisi form standart, tanpa perlu melakukan langkah tambahan, selain melanjutkan aktivasi konfirmasi user account via email. Sedikit berbeda dengan Friendster yang mengharuskan penggunanya untuk mengisikan last name, upload sekurangnya satu gambar/foto, dan mengajak user lain (account e-mail yang lain) untuk tergabung didalamnya. Pembatasan Facebook untuk hanya dapat melihat profile lengkap pada network yang sama, sedikit menghambat untuk mencari, melihat profile untuk mencoba konfirmasi, apakah user tersebut pacar atau selingkuhan anda. Berbeda dengan Friendster yang memungkinkan untuk mencari user lain dengan beragam cara dan sangat mudah. Mulai dari nama sekolah, kampus, tempat kerja yang sama. Atau sekedar dari penggemar playstation yang sama dan seterusnya. Namun untuk mencari dengan cepat dan tepat profile seseorang yaitu dengan memasukkan email yang digunakan oleh user friendster. Atau anda akan terjebak melihat-lihat profile orang lain yang sebenarnya sama sekali tidak anda kenal. Kecuali anda benar-benar mempunyai banyak teman yang sudah tergabung sebagai pengguna Facebook, penggunaannya akan sedikit merepotkan. Namun jika anda dan teman-teman anda sepakat menggunakan social networking website ini, mengajak katakanlah kelompok alumni sekolah atau kampus anda akan membuat pengalaman dengan Facebook menjadi menyenangkan. Jadi dalam hal kemudahan penggunaanya lebih baik Friendster dari pada Facebook.

Dalam hal jumlah pengguna, Friendster jelas mempunyai jumlah anggota yang banyak men… bayangkan saja menurut pernyataan lansung dari pihak Friendster.com lebih dari 50 juta orang pengguna yang datang dari berbagai penjuru dunia, sudah tentu merupakan sebuah angka yang sangat fantastis bukan, begitu juga Facebook, jangan diremehin bung… menurut catatan statistic jumlah member juga mencapai 50 juta pengguna pada oktober 2007, waduh… sama dong…. Untuk saat ini kita tidak tahu banyak mana penggunanya, tetapi kayaknya sih masih banyakan pengguna Friendster, apalagi di Indonesia, Friendster tetap paling tinggi jumlah penggunanya bahkan banyak rakyat muda Indonesia masih belum tahu apa yang namanya Facebook, tahunya Friendster aja, ini menjadikan saya berani ngomong pengguna Friendster memang luar biasa men… bahkan kita tidak bisa membayangkannya haaaa….. bisa aja. Jadi untuk jumlah member kita memilih Friendster lebih unggul dari Facebook.

Dalam hal lain-lainnya kecepatan ases tentunya akan sangat dipengaruhi banyak hal. Koneksi internet dan konfigurasi web browser setidaknya ikut menentukan. Potongan halaman iklan yang terdapat pada kedua situs social networking ini juga sedikit banyak mempengaruhi kecepatan loading. Sebagai layanan gratis, sebetulnya keberadaan iklan masih dapat ditoleransi. Keduanya bisa dikatakan sama banyaknya. Untuk Friendster, anda dapat dengan mudah menghindari browser me-loading iklan-iklan tersebut dengan mudah. Cukup mengandalkan fitur ataupun add-in yang tersedia di web browser anda. Demikian juga untuk kebanyakan iklan pada Facebook, meskipun tidak (atau setidaknya belum) sebanyak Friendster. Namun, beberapa diantaranya tidak dapat dihindari. Setidaknya dengan fitur browser dan add-in yang tersedia, penggunaan Marketplace pada Facebook juga masih gratis. Iklan-iklan juga setidaknya tidak mengganggu profile page. Berbeda dengan Friendster yang mulai terasa didominasi dengan iklan sponsor hampir disetiap halaman. Sehingga dalam hal fitur lain-lainnya Facebook lebih keren.

Jadi kesimpulannya, untuk privacy control, Facebook memiliki keunggulan dibandingkan dengan Friendster. Built-in privacy protection yang tersedia pada Facebook setidaknya memang lebih baik dibandingkan dengan social networking website pendahulunya. Facebook sebenarnya memiliki kemudahan penggunaan yang cukup baik. User interface tersusun dengan cukup baik. Namun hal ini tidak akan terasa, jika anda belum memiliki network yang kuat di social networking website yang satu ini. Di sini adalah sisi buruk diterapkannya privacy control network yang demikian ketat pada Facebook.

Sedangkan sebagai pemain lama, Friendster sudah dikenal dengan lebih baik. Pengguna di Indonesia pun juga kami rasa sudah cukup banyak. Pengguna di Indonesia pun juga kami rasa sudah memblock website social network yang satu ini. Kemudahan dan keragaman cara untuk mencari teman lama dan teman baru dengan interface-nya memang membuatnya mudah digunakan. Kemampuannya ini juga yang membuat tendensi penggunaannya lebih sering untuk melihat-lihat profile orang yang tidak dikenalnya secara langsung.
Untuk social networking website, tidak ada pemenang yang mutlak. Utamanya dikarenakan hal ini akan sangat tergantung pada jenis dan jumlah komunitas pengguna masing-masing layanan. Jika anda memang sudah memiliki account di Friendster, tidak perlu serta merta melupakan account dan passwordnya. Friendster masih dapat diandalkan untuk tetap berhubungan dengan teman lama dan mencari teman baru. Namun jika anda ingin lebih mengenal ataupun keep in touch dengan teman-teman lama anda, ada baiknya anda juga memiliki account Facebook. Fitur yang tersedia lebih mudah digunakan untuk mendapatkan update terbaru dari teman anda. Jadi jika anda ingin mempunyai dan bergabung dalam situs jaringan social, sesuaikan dengan manfaat dan kegunaan anda…..okey…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: